Hibisc Fantasy adalah salah satu destinasi wisata yang cukup terkenal di daerah Puncak, Bogor.
Dengan konsep yang mengusung tema taman hibiscus yang dipadukan dengan wahana fantasi, tempat ini sempat menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
Namun, belakangan ini, masyarakat dikejutkan dengan berita bahwa Hibisc Fantasy mengalami pembongkaran total.
Apa sebenarnya yang terjadi dan kenapa Hibisc Fantasy sebagai salah satu tujuan pariwisata di daerah Puncak Bogor jadi sasaran untuk di bongkar ?
Pastikanlah kamu baca tanpa emosi ataupun ada persepsi apa pun dulu, simaklah secara maksimal yang di sajikan oleh LingkarFakta.
* Baca juga: Fakta Banjir Di Jawa Barat Menghambat Finansial Masyarakat.
Sejarah Hibisc Fantasy Wisata Puncak Bogor
Hibisc Fantasy dibuka pada tahun 2015 dengan tujuan menghadirkan wisata alam dan hiburan dalam satu tempat.
Dengan berbagai atraksi menarik seperti taman bunga hibiscus yang luas, rumah kaca berisi tanaman eksotis, dan wahana permainan anak - anak, tempat ini sukses menarik ribuan pengunjung setiap tahunnya.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, tempat ini mulai mengalami penurunan jumlah pengunjung.
Beberapa wahana pun tidak lagi beroperasi sebagaimana mestinya, yang memicu spekulasi bahwa tempat ini akan segera ditutup.
Alasan Dibongkarnya Hibisc Fantasy
Pembongkaran Hibisc Fantasy tidak terjadi begitu saja. Ada beberapa faktor yang menyebabkan tempat ini harus dibongkar, di antaranya:
- Masalah Perizinan;
Salah satu alasan utama dibongkarnya Hibisc Fantasy adalah adanya masalah perizinan.
Menurut laporan dari pihak berwenang, beberapa bangunan yang ada di area tersebut ternyata tidak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB) yang sah.
Hal ini memicu tindakan tegas dari pemerintah daerah untuk membongkar seluruh fasilitas yang tidak memiliki legalitas.
- Pelanggaran Tata Ruang;
Hibisc Fantasy berada di kawasan yang sebenarnya diperuntukkan bagi konservasi alam.
Dengan adanya pembangunan wahana wisata di area ini, terjadi pelanggaran terhadap aturan tata ruang yang telah ditetapkan oleh pemerintah setempat.
Akibatnya, keputusan untuk menertibkan dan mengembalikan fungsi lahan ke keadaan semula menjadi salah satu solusi yang diambil.
- Penurunan Minat Pengunjung;
Sejak pandemi COVID-19 melanda, banyak destinasi wisata yang mengalami penurunan jumlah pengunjung.
Hibisc Fantasy pun terkena dampaknya, dengan pemasukan yang terus merosot dan tidak mampu lagi menopang biaya operasional.
Kondisi ini semakin mempercepat keputusan pemilik untuk menghentikan operasional dan akhirnya membongkar tempat ini.
- Faktor Keamanan.
Laporan dari beberapa pengunjung menyebutkan bahwa beberapa wahana di Hibisc Fantasy sudah mulai tidak terawat dengan baik, yang meningkatkan risiko kecelakaan.
Dengan kondisi bangunan yang semakin tua dan fasilitas yang tidak terpelihara, pembongkaran dianggap sebagai langkah terbaik untuk menghindari insiden yang tidak diinginkan.
Dampak Pembongkaran Hibisc Fantasy
Pembongkaran Hibisc Fantasy membawa berbagai dampak bagi masyarakat sekitar, baik dari segi ekonomi, lingkungan, maupun sosial.
a. Dampak Ekonomi;
Bagi warga sekitar, keberadaan Hibisc Fantasy selama ini memberikan manfaat ekonomi, terutama bagi para pedagang, tukang parkir, serta pengusaha kecil lainnya.
Dengan ditutupnya tempat ini, banyak orang kehilangan mata pencaharian mereka, dan sektor pariwisata lokal pun mengalami pukulan berat.
b. Dampak Lingkungan;
Di satu sisi, pembongkaran ini membawa dampak positif terhadap lingkungan. Dengan mengembalikan fungsi lahan sebagai area konservasi, ekosistem alami di daerah Puncak dapat pulih kembali.
Namun, di sisi lain, proses pembongkaran itu sendiri sempat menimbulkan limbah bangunan yang berpotensi mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan baik.
c. Dampak Sosial.
Hibisc Fantasy telah menjadi ikon wisata bagi warga sekitar dan wisatawan. Kehilangannya tentu menjadi kekecewaan bagi banyak orang yang memiliki kenangan di tempat ini.
Banyak yang berharap ada pengganti yang lebih baik atau upaya untuk merevitalisasi tempat ini dengan konsep yang lebih ramah lingkungan.
* Simak juga: Fakta Lapangan Sepakbola Setu Bekasi Standar Internasional FIFA.
Apa yang Akan Terjadi Setelah Pembongkaran ?
Setelah pembongkaran Hibisc Fantasy, pemerintah daerah berencana untuk mengembalikan fungsi lahan sebagai area hijau dan konservasi.
Ada juga wacana untuk membangun taman kota atau kawasan edukasi alam yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat umum.
Selain itu, beberapa investor dikabarkan sedang mengajukan proposal untuk membangun destinasi wisata baru di lokasi lain di Puncak yang lebih sesuai dengan regulasi tata ruang.
Ini bisa menjadi angin segar bagi industri pariwisata di kawasan tersebut.
Pembongkaran Hibisc Fantasy di Puncak Bogor menjadi contoh nyata bagaimana regulasi yang ketat dalam perizinan dan tata ruang bisa berdampak langsung pada keberlangsungan sebuah tempat wisata.
Meskipun banyak yang kecewa dengan keputusan ini, ada juga sisi positifnya, terutama dalam hal pemulihan lingkungan.
Bagi masyarakat yang terkena dampak ekonomi, pemerintah diharapkan dapat memberikan solusi berupa program bantuan atau pelatihan agar mereka bisa mendapatkan sumber penghasilan baru.
Sementara itu, para pecinta wisata masih bisa menantikan pengembangan destinasi baru yang lebih sesuai dengan aturan dan tetap menarik bagi wisatawan.
Demikianlah fakta - fakta di balik dibongkarnya Hibisc Fantasy. Semoga artikel ini bisa memberikan gambaran yang jelas tentang alasan dan dampak dari pembongkaran tempat wisata ini.
0 Comments
Posting Komentar